Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Shalahuddin Ahmad

Alumni ITB, Managing Consultant di sebuah perusahaan global. Ingin mengasah rasa dan akal. Hanya menanggapi selengkapnya

Baju Tahanan KPK

OPINI | 25 November 2013 | 23:53 Dibaca: 78   Komentar: 3   0

13853983841439329896

Tersangka yang sudah ditahan KPK mengenakan baju tahanan KPK.  Sayangnya desain baju tahanan tersebut lebih mirip rompi sehingga hanya digunakan sebagai pelapis luar. Baju tahanan ini malah jadi populer dan ada yang membuat baju seperti ini untuk dijual. Para tersangka yang menggunakan baju tahanan itu pun tak terlihat risih dan menebar senyum lebar seakan-akan pahlawan yang baru pulang dari medan perang.

Oleh karena itu maka desain baju harus dirubah dengan tujuan agar pelaku merasa risih dan malu. Baju tahanan adalah baju yang digunakan sebagai pakaian resmi tahanan tanpa boleh menggunakan baju lainnya selain baju tahanan tersebut. Baju tahanan ini harus mencakup atasan dan bawahan dan bukan digunakan sebagai rompi. Untuk pria atasannya menggunakan lengan pendek sampai siku sedangkan bawahannya celana panjang sampai lutut. Untuk wanita  bisa dibuat lebih panjang lagi sampai pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

Satu paket dengan baju tahanan ini adalah borgol yang harus selalu dikenakan ketika berada diluar kamar tahanan baik ketika datang diperiksa atau datang menghadiri pengadilan.

Catatan : Foto dari koleksi pribadi

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sumber Air Bersih di Desa Kami Semakin …

Tarjum | | 19 December 2014 | 21:08

JKN “Mimpi” bagi Masyarakat …

Yosua Panjaitan | | 20 December 2014 | 07:22

Sepinggan, The Best Airport 2014 …

Heru Legowo | | 19 December 2014 | 18:10

Salah Penggunaan, Bubuk Protein Potensi …

Novia Cristi | | 20 December 2014 | 07:13

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Hati Lembut Jokowi Atas Manuver Ical …

Mas Wahyu | 4 jam lalu

Hebat, Pemerintah Sanggup Beli Lumpur …

Erwin Alwazir | 8 jam lalu

Mau Lihat Orang Jepang Antri Di Pom Bensin? …

Weedy Koshino | 11 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 12 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: