Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

PPJB dan AJB

OPINI | 30 September 2013 | 02:59 Dibaca: 8   Komentar: 0   0

Perbedaan utama kedua istilah tersebut adalah sifat otentikasinya. PPJB merupakan ikatan awal antara penjual dan pembeli tanah yang bersifat dibawah tangan (akta non otentik). Akta non otentik berarti akta yang dibuat hanya oleh para pihak (calon penjual dan pembeli) dan tidak melibatkan notarsi/PPAT. Karena sifatnya non otentik, hal itu menyebabkan PPJB tersebut tidak mengikat tanah sebagai obyek perjanjiannya - tidak menyebabkan beralihnya kepemilikan tanah dari penjual ke pembeli.

PPJB umumnya mengatur bahwa penjual akan menjual tanahnya kepada pembeli, namun hal tersebut belum dapat dilakukan karena ada sebab tertentu, misalnya tanahnya masih dalam jaminan bank, atau masih diperlukan syarat lain untuk dilakukannya penyerahan. Dalam transaksi jual beli tanah, calon penjual dan pembeli tidak diwajibkan membuat PPJB.

Berebda halnya dengan PPJB, AJB merupakan akta otentik yang dibuat oleh Notaris/PPAT dan merupakan syarat dalam jual beli tanah. Dengan dibuatnya AJB oleh Notaris/PPAT, maka tanah sebagai obyek jual beli telah dapat dialihkan (balik nama) dari penjual kepada pembeli.

Dalam PPJB biasanya diatur tentang syaratisyarat tertentu yang harus dipenuhi oleh para pihak agar dapat dilakukannya AJB. Dengan demikian maka PPJB merupakan ikatan awal yang bersifat dibawah tangan untuk dapat dilakukannya AJB yang bersifat otentik. (www.legalakses.com).

Artikel terkait:

  1. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)
  2. Akta Jual Beli Tanah (AJB)
 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Forest Mind: Menikmati Lukisan di Tengah …

Didik Djunaedi | | 22 October 2014 | 22:20

“Yes, I’m Indonesian” …

Rahmat Hadi | | 22 October 2014 | 10:24

Ayo, Tunjukkan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24

Presiden Jokowi Melanggar Hukum? …

Hendra Budiman | | 22 October 2014 | 17:46

Apakah Kamu Pelari? Ceritakan di Sini! …

Kompasiana | | 25 September 2014 | 11:05


TRENDING ARTICLES

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 10 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 10 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 11 jam lalu

MH370 Hampir Pasti akan Ditemukan …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

Waspada Scammer di Linkedin, Temanku Salah …

Fey Down | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: