Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Ira Vera Tika Sn

perempuan punya cerita dengan jalan-jalan isi kepalanya, terus belajar setiap hal yang mulai diceritakan untuk selengkapnya

Menolak Lupa Untuk Kasus Munir! Ibarat Pepatah “Hukum Tanpa Hukuman, Hanyalah Rangkaian Kata-kata”.

OPINI | 07 September 2013 | 11:20 Dibaca: 785   Komentar: 0   0

Menolak Lupa Untuk Kasus Munir ! Ibarat Pepatah “Hukum tanpa hukuman, hanyalah rangkaian kata-kata”.

13785275711685689330

Bulan apa ini ? ya bulan September. Ada istilah september ceria. Tapi dibalik itu mungkin sebagian dari kita ada yang tahu, bahwa bulan september menjadi “September Kelam” bagi para Aktivis HAM. Bulan ini, tepatnya tanggal 7 September sekarang, adalah dimana Aktivis HAM Indonesia Munir Said Thalib atau yang biasa dikenal dengan nama Munir mengakhiri hidupnya saat akan melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam.

Indonesia beruntung mempunyai soso seorang Munir. Aktivis HAM Indonesia yang selalu berkoar-koar di eranya untuk mengambil posisi sebagai penegak HAM di Indonesia. Tapi kematiannya, yang tak kunjung tuntas sampai sekarang meninggalkan banyak polemik bagi banyak pihak, khususnya berkaitan dengan penegakan hukum di Indonesia sendiri.

Hingga saat ini kita masih mencari jawaban atas pertanyaan siapa harusnya yang bertanggung jawab atas pembunuhan Munir ? haruslah kita memahami mengapa Munir dibunuh ? Apakah kematiannya adalah akibat dari persengkongkolan pembunuhan berencana ? ataukah ada motif-motif untuk membunuh Munir ? Kehadiran Munir di era zaman Soeharto mungkin sangat mengganggu beberapa pihak, dengan sepak terjangnya dalam membela HAM di Indonesia.

Kini, Munir telah tiada, dan penyebab kematiannya belum menemui titik terang. Munir seolah menjadi referensi harapan akan kebenaran dan keadilan di negeri ini. Munir hingga akhir hidupnya tetaplah seorang aktivis HAM yang mengambil posisi dalam penegakan HAM di Indonesia. (at)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Belajar Mencintai Alam Ala Kebun Wisata …

Rahab Ganendra 2 | | 31 October 2014 | 23:42

Tim Jokowi-JK Masih Bersihkan Mesin Berkarat …

Eddy Mesakh | | 01 November 2014 | 06:37

Bahaya… Beri Gaji Tanpa Kecerdasan …

Andreas Hartono | | 01 November 2014 | 06:10

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Sindir Koalisi Indonesia Hebat …

Kuki Maruki | 2 jam lalu

Keputusan MK Tentang MD3 Membuat DPR Hancur …

Madeteling | 3 jam lalu

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 4 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 7 jam lalu

Susi Mania! …

Indria Salim | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kesaksian Terakhir …

Arimbi Bimoseno | 8 jam lalu

Topik 121 : Persalinan Pervaginam Pd Bekas …

Budiman Japar | 8 jam lalu

Jokowi Kelolosan Sudirman Said, Mafia Migas …

Ninoy N Karundeng | 9 jam lalu

Transjakarta: Busnya Karatan, Mental …

Gunawan Eswe | 9 jam lalu

Kematian Tanpa Permisi …

Anita Desi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: