Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Vincent Suriadinata

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Efektivitas Lembaga Pemasyarakatan dalam Membina Narapidana

OPINI | 02 August 2013 | 00:39    Dibaca: 469   Komentar: 0   0

Lembaga Pemasyarakatan (disingkat LP atau Lapas) adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana. Penghuni Lembaga Pemasyarakatan bisa narapidana/warga binaan pemasyarakatan atau bisa juga tahanan, maksudnya orang tersebut masih dalam proses peradilan dan belum ditentukan bersalah atau tidak oleh hakim.

Tujuan utama didirikannya Lembaga Pemasyarakatan adalah membentuk narapidana agar menjadi manusia seutuhnya yang menyadari kesalahannya, memperbaiki diri dan tidak mengulangi tindak pidana sehingga dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat serta menjadi warga Negara yang baik dan bertanggungjawab. Melihat tujuan Lembaga Pemasyarakatan sangat berbanding terbalik dengan kenyataan yang ada saat ini.

Akhir-akhir ini masyarakat digemparkan dengan berita kaburnya penghuni Lembaga Pemasyarakatan  Tanjung Gusta, Medan atau terungkapnya seorang narapidana terpidana mati yang bisa menjalankan bisnis narkobanya dari balik jeruji besi. Selain itu, ia juga bisa mendapatkan apa saja yang ia butuhkan dengan menyuap atau menyogok orang-orang di Lembaga Pemasyarakatan. Tentunya tidak semua pegawai di Lembaga Pemasyarakatan berlaku demikian. Perbuatan oknum-oknum Lembaga Pemasyarakatan ini sangat merusak citra Lembaga Pemasyarakatan yang sejatinya menjadi tempat pembentukan dan transformasi karakter seorang narapidana menjadi lebih baik.

Fakta ini menunjukkan bahwa Lembaga Pemasyarakatan belum bisa menjalankan fungsinya seara optimal. Hal ini tentu tidak lepas dari masalah-masalah yang ada di Lembaga Pemasyarakatan seperti kapasitas dan fasilitas Lembaga Pemasyarakatan, pungutan liar, mental pegawai (oknum) Lembaga Pemasyarakatan yang masih bisa disogok, dan masih banyak lagi permasalahan-permasalahan di Lembaga Pemasyarakatan.

Melihat fakta yang terjadi saat ini, hendaknya pemerintah tidak diam saja. Melainkan harus mengambil sikap tegas dan berani dalam menindaklanjuti permasalahan yang ada di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Hal ini bertujuan supaya  fungsi Lembaga Pemasyarakatan untuk Menyiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan agar dapat berintegrasi secara sehat dengan masyarakat, sehingga dapat berperan kembali sebagai anggota masyarakat yang bebas dan bertanggung jawab ( Pasal 3 UUD No.12 Th.1995 tentang Pemasyarakatan ) dapat terwujud. Tak lepas juga pola pembinaan (pembinaan karakter, pembinaan mental, dan pembinaan iman) dalam Lembaga Pemasyarakatan harus benar-benar dijalankan supaya tujuan didirikannya Lembaga Pemasyarakatan dapat terwujud.

Yang perlu kita sadari bersama bahwa Lembaga Pemasyarakatan bukanlah tempat untuk mengurung dan merenggut hak-hak kebebasan seseorang melainkan untuk menjalankan pola pembinaan terhadap narapidana agar menjadi manusia yang baik dan bertanggungjawab.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Antara FIFA dan Mimpi Buruk PSSI ? …

Hery | | 30 May 2015 | 09:57

Memaknai Keterbatasan …

Syifa Ann | | 30 May 2015 | 01:59

[Blog Competition] Selfie Moment …

Kompasiana | | 18 May 2015 | 17:04

Dodit Mulyanto dan Kontradiksi Fans …

Andi Kurniawan | | 29 May 2015 | 16:08

Bagikan Cerita Pengalaman Bersepedamu dan …

Kompasiana | | 29 May 2015 | 13:55


TRENDING ARTICLES

Salah Membaca Gestur, Calon Doktor Itu …

Muhammad Armand | 4 jam lalu

Berkat Jokowi Rakyat Indonesia Semakin Kuat …

Stefanus Toni A.k.a... | 5 jam lalu

Jika Ibu Kota Dipindah ke Palangka Raya! …

Jimmy Haryanto | 7 jam lalu

Buku Kontroversial: Akulah Istri Teroris …

Muthiah Alhasany | 7 jam lalu

Blatter Terpilih, PSSI Batal di-Suspend? …

Syukri Muhammad Syu... | 12 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: