Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Pesona 200 Keris Pusaka Irjen Djoko Susilo

OPINI | 16 July 2013 | 23:03 Dibaca: 1472   Komentar: 12   7

PENELUSURAN Harta kekayaan yang dimiliki oleh Irjen Djoko Susilo terus berlanjut, tidak hanya rumah-rumah mewah, SPBU dan harta kekayaan lainnya yang berhasil diungkap oleh KPK. Bahkan pembelian  16 keris yang telah dibeli Irjen Djoko Susilo melalui pemilik keris Indra Jaya dengan harga barter rumah Rp 1,7 Miliar, juga berhasil ditelusuri oleh KPK.
“Memang benar kami mengambil keris 16 Rp 1,7 miliar dengan kompensasi rumah,” kata Irjen Djoko menanggapi keterangan Indra yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (16/7/2013) seperti yang dilansir oleh Detik com.

Lengkap sudah koleksi keris yang dimiliki oleh Djoko Susilo, saat ini mantan Kakorlantas Polri ini memiliki 200 koleksi keris pusaka yang memiliki pesona kesaktian yang luar biasa.

Menurut kesaksian dari salah satu perawat keris kepunyaan petinggi polri ini, dimana pesona kesaktian dari salah satu keris yang dimiliki oleh Djoko Susilo mampu membuat Djoko menjadi orang yang sakti mandraguna bahkan kalau Djoko memegang salah satu keris rambutnya joko tidak bisa dipotong dan kerisnya berubah menjadi warna delima.

“Kalau pegang keris, rambutnya enggak bisa dipotong. Terus kerisnya jadi warna merah delima,” ujar perawat keris Djoko, Indra dalam kesaksiannya seperti yang dilangsir Merdeka.com.

Namun sayang, pesona kesaktian 200 keris yang dimiliki oleh Irjen Djoko Susilo tidak bisa membantu Djoko dalam menutupi kasus korupsi Simulator SIM yang saat ini telah menjerat dirinya di penjara.

Sesakti-saktinya Djoko Susilo, masih kalah dengan kesaktian yang dimiliki oleh KPK. Buktinya, pesona 200 keris yang dimiliki oleh Djoko Susilo berhasil dipatahkan oleh kasus korupsi SIM Simulator yang berhasil dipecahkan oleh KPK. SALAM (*****)

Tags: freez

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 9 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 11 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 11 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 18 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 20 jam lalu


HIGHLIGHT

Janji di Atas Pasir …

Pena Biruku | 8 jam lalu

Green In Peace ~ Indonesia Adalah Pertiwi …

Benyamin Siburian | 9 jam lalu

Meningkatkan Kinerja PLN untuk Masyarakat …

Sulhan Qumarudin | 9 jam lalu

Senandung Pahit Lili …

Rahab Ganendra | 9 jam lalu

Wakil Rakyat: Dimiliki Rakyat atau Memiliki …

Josua Kristofer | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: