Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

D_mustofa

seorang pengembara dibelantara dunia maya

Tanggapan Atas Artikel “PKS Piyungan Mencuri Artikel Kompasiana”

OPINI | 27 May 2013 | 00:23 Dibaca: 4229   Komentar: 35   3

Saya tertarik untuk mencari jawaban dari si penulis artikel yang berjudul “PKS Piyungan Mencuri Artikel Kompasiana”. Dengan lantang si penulis yang mengaku bernama Gunawan ini meneriakan “Stop Plagiarsm” (kalimat ini diwakili oleh sebuah gambar yang tampak jelas di artikel tersebut hehe).

Well, berikut pertanyaan saya menanggapi artikel tersebut:

Artikel mana yang anda maksudkan telah dicuri oleh PKS Piyungan???.

Apakah ada artikel dari Kompasiana yang di-copas oleh PKS Piyungan yang tidak diakui sebagai artikel dari kompasiana tapi sebagai artikel sendiri???

Menurut saya yang kurang faham ini, jika hal tersebut yang terjadi baru bisa dikatakan tindakan plagiarisme. Tolong buka KBBI dan cari makna plagiat. Yang saya temukan arti plagiat adalah:

” plagiat /pla·gi·at/ n pengambilan karangan (pendapat dsb) orang lain dan menjadikannya seolah-olah karangan (pendapat dsb) sendiri, msl menerbitkan karya tulis orang lain atas nama dirinya sendiri; jiplakan”

Tolong diperjelas tuduhan anda Bung Gunawan! artikel mana yang dicopas oleh pkspiyungan yang anda anggap plagiat tersebut?.

Menurut hemat saya, anda harus mencantumkan artikel dari Kompasiana yang dicopas oleh PKS Piyungan dan tidak diakui sebagai artikel dari Kompasiana di tulisan anda “PKS Piyungan Mencuri Artikel Kompasiana” tersebut agar lebih jelas tuduhan anda. Jika tidak, anda bukannya menegakkan kebenaran, tapi malah mencemari kebenaran itu sendiri.

Mengenai T&C Kompasiana point 6 dan 7 seperti yang anda maksudkan:

Setiap orang atau pihak diperkenankan menggunakan, menempatkan, mengunduh, menautkan dan atau melekatkan Konten hanya untuk keperluan pribadi, bukan tujuan komersil, dengan mencantumkan sumbernya seperti tercantum pada alamat URL Konten.

Setiap orang atau pihak yang ingin menggunakan, menempatkan, mengunduh, menautkan dan atau melekatkan baik sebagian atau seluruhnya dari Konten yang ada di Kompasiana, yang ditujukan untuk kepentingan atau keperluan komersil, wajib mendapatkan izin dari Admin Kompasiana

Tolong digarisbawahi bukan tujuan komersil (apa blog PKS Piyungan blog komersil?). Apa ada artikel Kompasiana yang di-copas PKS Piyungan yang tidak disertakan link-nya? Jika semua artikel Kompasiana yang di-copas PKS Piyungan menyertakan link darimana artikel itu di-copas, berarti tuduhan anda ngawur. Apalagi sampai menuduh orang mencuri atau plagiat. Apa anda admin Kompasiana? dari bio saya tidak mendapatkan keterangan anda sebagai admin Kompasiana.

Tolong dijelaskan ya Bung Gunawan..saya yakin, jika memang anda keliru, PKS Piyungan yang telah anda tuduh mencuri tersebut akan dengan senang hati memaafkan anda karena saya tahu kader PKS yang dibina setiap pekan tersebut salah satunya untuk mengikis sifat buruk “tak mau memaafkan”.

Sekian pertanyaan dan saran saya Bung Gunawan..

Salam Damai karena Damai itu Indah kawan :)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sense of Meteorology: Kemampuan Meramalkan …

Nyayu Fatimah Zahro... | | 18 September 2014 | 18:29

Tidak Ada Porter di Australia …

Roselina Tjiptadina... | | 18 September 2014 | 10:45

Perjuangannya Dilaporkan ke Polisi …

Anindita Adhiwijaya... | | 18 September 2014 | 16:41

Larangan Mobil Berpelat Jakarta (B) ke Bogor …

Hanna Chandra | | 18 September 2014 | 16:23

Lomba Menulis Kisah Cinta dan Pernikahan …

Fiksiana Community | | 18 September 2014 | 13:49


TRENDING ARTICLES

TKI “Pejantan” itu Jadi Korban Nafsu …

Adjat R. Sudradjat | 9 jam lalu

Penumpang Mengusir Petinggi PPP Dari Pesawat …

Jonatan Sara | 10 jam lalu

Modus Baru Curanmor. Waspadalah! …

Andi Firmansyah | 11 jam lalu

Bogor dan Bandung Bermasalah, Jakarta …

Felix | 11 jam lalu

Kejahatan di Jalan Raya, Picu Trauma …

Muhammad | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

LPG untuk Masyarakat, Tak ada Jalan Mundur …

Tri Hatmoko | 8 jam lalu

Ditinggal Shalat, Balita pun Menghilang …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

Membumikan Tasawuf di Tengah Umat …

Fadh Ahmad Arifan | 8 jam lalu

‘Papa Pulang, Mama Basah’ …

Muhammad Fikrillah | 8 jam lalu

Kekacauan Sistematika Perundangan Bidang …

Suprijanto Rijadi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: