Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Andhika Firli

seperti air mengalir, tapi bagaimana kita mengendalikan aliran tersebut.

Hukum Tata Negara

OPINI | 21 May 2013 | 00:29 Dibaca: 347   Komentar: 0   0

1. Van Vallenhoven : Hukum Tata Negara mengatur semua masyarakat hukum atasan dan masyarakat hukum bawahan menurut tingkatannya dan dari masing-masing itu menentukan wilayah lingkungan rakyatnya, dan akhirnya menentukan badan-badan dan fungsinya masing-masing yang berkuasa dalam lingkungan masyarakat hukum itu serta menentukan sususnan dan wewenang badan-badan tersebut.
2. Scholten/Loggemann : Hukum Tata Negara adalah hukum yang mengatur organisasi daripada Negara
3. Van der Pot : Hukum Tata Negara adalah peraturan-peraturan yang menentukan badan-badan yang diperlukan serta wewenangnya masing-masing, hubungannya dengan yang lainnya dan hubungannya dengan individu-individu.
4. Longemann : Hukum Tata Negara adalah hukum yang mengatur organisasi-organisasi Negara.
5. Van Apeldoorn : Hukum Negara dalam arti sempit menunjukkan organisasi-organisasi yang memegang kekuasaan pemerintahan dan batas-batas kekuasaannya., Hukum Negara dalama arti luas meliputi Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara.
6. UTRECHT : Hukum Tata Negara mempelajari kewajiban sosial dan kekuasaan pejabat-pejabat Negara.
7. Longemann, Prof., Dr., J.H.A.
Hukum Tata Negara yang dipelajari adalah :
1. Jabatan-jabatan apa yang ada dalam suatu Negara.
2. Siapa yang mengadakan jabatan-jabatan itu
3. Bagaimana caranya melengkapi jabatan-jabatan itu
4. Apa tugas jabatan itu
5. Apa yang menjadi wewenangnya
6. Bagaimana hubungan kekuasaan antara para pejabat
7. Didalam batas-batas apa organisasi Negara menjalankan tugasnya.
8. L.J. Apeldorn
Pengertian Negara mempunyai beberapa arti :
1. Negara dalam arti penguasa, yaitu adanya orang-orang yang memegang kekuasaan dalam persekutuan rakyat yang mendiami suatu daerah.
2. Negara dalam arti persekutuan rakyat yaitu adanya suatu bangsa yang hidup dalam satu daerah, dibawah kekuasaan menurut kaidah-kaidah hukum
3. Negara dalam arti wilayat tertentu yaitu adanya suatu daerah tempat berdiamnya suatu bangsa dibawa kekuasaan.
4. Negara dalam arti Kas atau Fikus yaitu adanya harta kekayaan yang dipegang oleh penguasa untuk kepentingan umum.
9. A.V Dicey
Hukum tata negara mengatur pembatasan kekuasaan dalam negara dan pelaksanaan yang tertinggi dalam suatu negara. (artinya, pemegang kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif myg masing2 mengatur anggotanya)
10. Kusumadi Pudjosewojo
Hukum tata negara merupakan hukum yang mengatur bentuk negara, bentuk pemerintahan, hierarkhi organ negara serta kewenangannya.
11. Moh. Kusnardi dan Harmaily Ibrahim
Hukum tata negara merupakan sekumpulan peraturan yg mengatur organisasi negara, hubungan antar alat negara secara vertikal dan hirizontal, serta kedudukan warga negara dan hak-hak asasinya.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kang Pepih, Hasan Tiro, dan Gerakan Literasi …

Risman Rachman | | 26 April 2015 | 21:16

Di Pantai Mertasari Banyak PSK …

Hadisang | | 26 April 2015 | 15:54

Gebyar Lomba Blog dan Hadiah di Bulan April …

Kompasiana | | 17 April 2015 | 12:34

Hari Minggu dan Surat dari Tuhan …

Andi Wi | | 26 April 2015 | 11:54

Ramaikan “Festival Pasar Rakyat” …

Kompasiana | | 15 April 2015 | 16:19


TRENDING ARTICLES

Edan! Tarian Bugil Jadi Pengiring Pemakaman …

Abd. Ghofar Al Amin | 7 jam lalu

Gagasan Tommy Soeharto Ditolak, Ini …

Mbah Mupeang | 8 jam lalu

Kabinet Jokowi: Siapa Saja yang di Resuffle? …

Imam Kodri | 9 jam lalu

Ketika Bung Karno Bilang:” …. …

Hendi Setiawan | 12 jam lalu

Selasa Malam 10 Gembong Narkoba Dieksekusi …

Bambang Setyawan | 22 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: