Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Syahid Arsjad

penikmat kehidupan penuh warna, suka membaca, diskusi dan menulis. Tuhan bukan dalang, manusia bukan wayang. selengkapnya

Kasihan Vitalia Shesa…

OPINI | 15 May 2013 | 16:03 Dibaca: 874   Komentar: 12   1

Pada acara ILC di TV one kemarin (14/5/2013) dengan tema ” uang daging kemana saja” menjadi perhatian banyak orang. Kontroversi KPK dan PKS yang diwakili oleh Johan Budi dan Fahri Hamzah, Pandangan beberapa tokoh tentang penggunaaan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tetapi yang paling menarik perhatian saya adalah kehadiran dua artis cantik Vitalia Shesa dan Ayu Ashari yang diduga menerima aliran dana dari Ahmad Fatonah. Kedua artis ini adalah bagian dari lebih 20 artis yang konon menerima aliran dana Fathonah. Wow.

Ayu Ashari yang diduga menerima uang 20 juta dan $1800 dan telah mengembalikan ke KPK terlihat santai di acara ini. Ayu Ashari menjelaskan ┬átentang alasan dirinya mendapatkan aliran dana tersebut. Katanya itu adalah panjar dari kontrak show yang batal. Wallahu a’lam.

Kesan Santai tidak terlihat pada Vitalia Shesa di acara tersebut. Model yang mendapat Honda jazz dan sejumlah uang dari ahmad fathonah ini bahasa tubuhnya terlihat tegang dan kurang nyaman. Ketika diberikan kesempatan untuk berbicara, vitalia tidak menjelaskan alasan pemberian dana tersebut selain alasan kedekatan dengan mas ahmad yang sangat baik kepadanya dan anak -anaknya, meskipun kenalnya belum lama. Vitalia bahkan menangis menjelaskan bahwa mobilnya sudah disita, dan bahkan uang yang sudah habis dipakainya juga diminta KPK. 5 ipad yang diberikan sudah dijualnya sebelum fathonah tersangka. Bahkan vitalia mengeluarkan pernyataan dengan nada menangis bahwa dia berjanji mengembalikan semua dana tersebut, tapi mau bagaimana kendaraan dan rumahnya sudah tidak ada. Entah bagian tubuh mana yang harus dijualnya untuk mengembalikan uang yang sudah jadi daging itu.

Sungguh kasihan Vitalia Shesa, setelah menikmati keuntungan sesaat harus menderita. Kasihan wanita cantik ini, tetapi tentu lebih kasihan seluruh rakyat indonesia yang menjadi korban dari kasus korupsi ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sambut Sunrise Dari Puncak Gunung Mahawu …

Tri Lokon | | 28 July 2014 | 13:14

Pengalaman Adventure Taklukkan Ketakutan …

Tjiptadinata Effend... | | 28 July 2014 | 19:20

Membuat Hidangan Lebaran di Moskow (Jika …

Lidia Putri | | 28 July 2014 | 17:08

Kampanye Wisata Thailand’s Best …

Olive Bendon | | 28 July 2014 | 16:49

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Pijat Ala Dubai International Airport …

Ardi Dan Bunda Susy | 6 jam lalu

Jangan Terlalu Berharap Banyak Pada Jokowi …

Bambang Srijanto | 7 jam lalu

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 8 jam lalu

Jangan Nanya Panci ke Polisi Amerika …

Usi Saba Kota | 11 jam lalu

” Dari Tahun Ketahun Tak Pernah …

Rere | 16 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: