Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Syahid Arsjad

penikmat kehidupan penuh warna, suka membaca, diskusi dan menulis. Tuhan bukan dalang, manusia bukan wayang. selengkapnya

Kasihan Vitalia Shesa…

OPINI | 15 May 2013 | 16:03 Dibaca: 876   Komentar: 12   1

Pada acara ILC di TV one kemarin (14/5/2013) dengan tema ” uang daging kemana saja” menjadi perhatian banyak orang. Kontroversi KPK dan PKS yang diwakili oleh Johan Budi dan Fahri Hamzah, Pandangan beberapa tokoh tentang penggunaaan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU). Tetapi yang paling menarik perhatian saya adalah kehadiran dua artis cantik Vitalia Shesa dan Ayu Ashari yang diduga menerima aliran dana dari Ahmad Fatonah. Kedua artis ini adalah bagian dari lebih 20 artis yang konon menerima aliran dana Fathonah. Wow.

Ayu Ashari yang diduga menerima uang 20 juta dan $1800 dan telah mengembalikan ke KPK terlihat santai di acara ini. Ayu Ashari menjelaskan ┬átentang alasan dirinya mendapatkan aliran dana tersebut. Katanya itu adalah panjar dari kontrak show yang batal. Wallahu a’lam.

Kesan Santai tidak terlihat pada Vitalia Shesa di acara tersebut. Model yang mendapat Honda jazz dan sejumlah uang dari ahmad fathonah ini bahasa tubuhnya terlihat tegang dan kurang nyaman. Ketika diberikan kesempatan untuk berbicara, vitalia tidak menjelaskan alasan pemberian dana tersebut selain alasan kedekatan dengan mas ahmad yang sangat baik kepadanya dan anak -anaknya, meskipun kenalnya belum lama. Vitalia bahkan menangis menjelaskan bahwa mobilnya sudah disita, dan bahkan uang yang sudah habis dipakainya juga diminta KPK. 5 ipad yang diberikan sudah dijualnya sebelum fathonah tersangka. Bahkan vitalia mengeluarkan pernyataan dengan nada menangis bahwa dia berjanji mengembalikan semua dana tersebut, tapi mau bagaimana kendaraan dan rumahnya sudah tidak ada. Entah bagian tubuh mana yang harus dijualnya untuk mengembalikan uang yang sudah jadi daging itu.

Sungguh kasihan Vitalia Shesa, setelah menikmati keuntungan sesaat harus menderita. Kasihan wanita cantik ini, tetapi tentu lebih kasihan seluruh rakyat indonesia yang menjadi korban dari kasus korupsi ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kalahkan Brunnei 2-0, Tim Garuda Muda Jaga …

Af Yanda | | 29 March 2015 | 18:15

Nostalgia Sehari di Hari Film Nasional …

Nindya Prismahita | | 29 March 2015 | 14:23

Museum Kereta Saitama Tokyo, Melintasi …

Yusticia Arif | | 29 March 2015 | 20:08

Pembunuh Bayaran di Ludruk, Kesenian …

Aditya Prahara | | 29 March 2015 | 18:07

Daftar dan Tonton KompasianaTV di …

Kompasiana | | 13 February 2015 | 14:17


TRENDING ARTICLES

Pelatih Korsel U-23: Akan jadi Bencana jika …

Achmad Suwefi | 3 jam lalu

Farhat Abas Masih Hidup Tapi Sudah Didoakan …

Gunawan | 4 jam lalu

Kebelet Lengserkan Jokowi …

Elde | 4 jam lalu

Memotret Gaya Hidup Orang Australia …

Tjiptadinata Effend... | 6 jam lalu

Istriku, Jilbab Itu Kewajiban, Lhoo! Bukan …

Ando Ajo | 11 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: