Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Sang Musafir

Pengembara di Dunia Maya

Inilah Alasan PKS Tak Mengajukan Pra Peradilan

OPINI | 11 May 2013 | 21:28 Dibaca: 902   Komentar: 6   0

Kehebohan melanda negeri ini saat pemberitaan media menyebutkan ada upaya perlawanan PKS kepada pihak KPK yang ingin menyita mobil yang diduga hasil pencucian uang. Menurut Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, yang dipermasalahkan bukanlah hak KPK untuk menyita barang, namun tingkah penyidik KPK yang tidak prosedural, melabrak tata beracara dalam proses penyitaan.

Juru bicara KPK, Johan Budi, sudah berkali-kali menantang PKS untuk mengajukan gugatan praperadilan apabila merasa ada aturan yang dilanggar KPK. Orang-orang ICW senada dengan Johan Budi.

Namun, mengapa akhirnya PKS tidak mengajukan praperadilan kepada KPK, malahan mengadukan hal ini ke Polri?

Diskusi di Apa Kabar Indonesia malam ini (11/5) akhirnya menjelaskan mengapa PKS mengambil langkah hukum demikian.

Dalam pernyataannya Fahri Hamzah mengatakan bahwa urusan hukum LHI sudah diserahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum, PKS tak akan ikut campur dalam urusan ini. Adapun kejadian penyitaan mobil yang ikut melibatkan PKS, adalah semata-mata karena penyitaan tersebut dilakukan di dalam lingkungan rumah tangga PKS. Cara-cara yang melabrak tata beracara penyitaan, yang disebut sebagai cara preman oleh Fahri Hamzah, menimbulkan kejadian yang tidak menyenangkan terhadap PKS. Sehingga PKS melaporkan oknum KPK tersebut ke kepolisian.

Gugatan praperadilan lebih tepat jika dilakukan oleh tim kuasa hukum LHI, sehingga hal ini bukan urusan PKS lagi. Urusan PKS adalah tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh oknum penyidik KPK.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 5 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 6 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 7 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 12 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Cacat Kusta Turun ke Jalan …

Dyah Indira | 10 jam lalu

Sayin’ “I Love to Die” …

Rahmi Selviani | 10 jam lalu

SBY Mulai Iri Kepada Presiden Jokowi? …

Andrias Bukaleng Le... | 10 jam lalu

Ratapan Bunga Ilalang …

Doni Bastian | 10 jam lalu

Mulut, Mata, Telinga dan Manusia …

Muhamad Rifki Maula... | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: