Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Sang Musafir

Pengembara di Dunia Maya

Inilah Alasan PKS Tak Mengajukan Pra Peradilan

OPINI | 11 May 2013 | 21:28 Dibaca: 897   Komentar: 6   0

Kehebohan melanda negeri ini saat pemberitaan media menyebutkan ada upaya perlawanan PKS kepada pihak KPK yang ingin menyita mobil yang diduga hasil pencucian uang. Menurut Wasekjen PKS, Fahri Hamzah, yang dipermasalahkan bukanlah hak KPK untuk menyita barang, namun tingkah penyidik KPK yang tidak prosedural, melabrak tata beracara dalam proses penyitaan.

Juru bicara KPK, Johan Budi, sudah berkali-kali menantang PKS untuk mengajukan gugatan praperadilan apabila merasa ada aturan yang dilanggar KPK. Orang-orang ICW senada dengan Johan Budi.

Namun, mengapa akhirnya PKS tidak mengajukan praperadilan kepada KPK, malahan mengadukan hal ini ke Polri?

Diskusi di Apa Kabar Indonesia malam ini (11/5) akhirnya menjelaskan mengapa PKS mengambil langkah hukum demikian.

Dalam pernyataannya Fahri Hamzah mengatakan bahwa urusan hukum LHI sudah diserahkan sepenuhnya kepada tim kuasa hukum, PKS tak akan ikut campur dalam urusan ini. Adapun kejadian penyitaan mobil yang ikut melibatkan PKS, adalah semata-mata karena penyitaan tersebut dilakukan di dalam lingkungan rumah tangga PKS. Cara-cara yang melabrak tata beracara penyitaan, yang disebut sebagai cara preman oleh Fahri Hamzah, menimbulkan kejadian yang tidak menyenangkan terhadap PKS. Sehingga PKS melaporkan oknum KPK tersebut ke kepolisian.

Gugatan praperadilan lebih tepat jika dilakukan oleh tim kuasa hukum LHI, sehingga hal ini bukan urusan PKS lagi. Urusan PKS adalah tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh oknum penyidik KPK.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Kakak-Adik Sering Bertengkar, Bagaimana …

Lasmita | | 19 April 2014 | 22:46

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: