Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Muhammad Nurdin

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya selengkapnya

Susno Duaji Gunakan YouTube:Bantah Tuduhan,Tuding Eksekusi Liar !

OPINI | 29 April 2013 | 22:30 Dibaca: 423   Komentar: 0   0

13672463641302594151

Gambar:BBCIndonesia.Com

Dalam YouTube yang disiarkan oleh Radio El Shinta jam 19.00 wib  hari Senin 29 April 2013 ,mantan Kabareskrim Polri Susno Duaji di tempat persembunyiannya ,membantah semua  tuduhan terhadap dirinya serta juga mengingatkan media supaya jangan menuliskan ia sebagai terpidana karena tidak bersalah, ujar Susno Duaji yang sudah dianggap buron oleh MA  dalam YouTube itu.

Dalam YouTube itu Susno Duaji yang sudah terjeraat  hukum  selama 3 tahun  5 bulan  karena terkait  skandal korupsi dana keamanan pilkada Gubernur Jawab Barat tahun 2008 dan  skandal korupsi 500 juta di PT .Salmah Arowana Lestari menegaskan pula,bahwa ia tidak akan menyerah dan ia pula bukan buron karena berada di Jawa barat Dapil 1  sebagai caleg dari PBB(Partai Bulan Bintang).Dalam YouTube juga  Susno Duaji mennegaskan bahwa ia tidak melrikan diri,serta ucapan terima kasih kepada Kapolda Jawa Barat yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Susno Duaji juga mengucapkan terimakasihnya kepada bangsa Indonesia  yang telah memberikan dukungan moral kepada,serta tidak lupa  mengucapkan terima akasih kepada SBY yang telah mengintruksikan supaya masalahnya diusut tuntas. Selanjutnya Susno Duaji mempertanyakan atas dasar pasal apa sehingga ia dipersalahkan, padahal  dalam surat penolakan bandingnya yang menguatkan vonis oleh pengadilan Negeri Jakarta selatan dan PT DKI itu  22 November 2012  terdapat kesalahan dalam menulis namanya.Inilah yang dijadikan dasar oleh pansehat hukum Susno untuk menolak eksekusia ,serta minta perlindungan kepada kapolda Jabar.

Namun demikian  aparat kejaksaan Agung tetap  menganggapnya buron sejak Minggu 28 April 2013 dan harus segera ditangkap, meskipun  pengacara Susno Duaji sendiri ,Frederich Yunadi  menegaskan bahwa Susno tidak bersalah dan tidak akan menyerah  terhadap eksekusi liar tersebut.Dan sekarang memang  ia  berada di Jawa barat dan steril ,ujaarnya kepada  BBC,29 April 2013.Begitulah  jika hukum itu  racikan manusia biasa yang dimana-mana terdapat kelemahannya,yang kemudian digunakan oleh para pakar hukum juga untuk melawaannya. Celah-celah yang  sangat menganga itu sebagai  kelemahan aturan hukum Indonesia,yang menjadi titik -titik  masuk bagai  pakar hukum untuk menyiasatinya .

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 5 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 7 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 7 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 14 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

“Happy” Andien Fashionable di La Fayette …

Irvan Sjafari | 10 jam lalu

Perpustakaan adalah Surga …

A Fahrizal Aziz | 10 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 10 jam lalu

Memandangmu, Tanpa Kata …

Ryan. S.. | 10 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: