Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Kebo Berkumpul, Kebo Dihukum

REP | 17 April 2013 | 01:06 Dibaca: 375   Komentar: 10   0

Saat ini anggota DPR kita sedang membahas undang-undang pasal “Kumpul Kebo” yang katanya, kalau kerbau berkumpul maka akan diberikan sanksi “Pidana”,… tapi sayangnya para Sapi - Gajah - Babi - Kuda - Dll tidak dibahas dalam RUU KUHP tsb,….. cukup hanya Kebo saja,….kenapa ? Tanya saja kepada para kerbau di gedung DPR.

Definisi ” Kumpul Kebo ” kalau dicari di kamus bahasa Indonesia, sulit dicari arti subtansi-nya,….. tapi para pakar politik di DPR setuju bahwa kerbaunya cukup sepasang berlainan jenis, jika sejenis atau beramai-ramai maka sulit untuk dijerat (hukum) artinya jika sepasang kerbau berkumpul, maka kerbau tsb harus memiliki SIM ( Surat Izin Menikah )

Saya tidak dapat membayangkan konsekwensi dari pasal kumpul kebo ini jika harus di-realisasikan,….. terbayang, pasal ini akan menjadi primadona bisnis pemerasan di-dunia hukum kita saat ini,…..terbayang, jutaan masyarakat Indonesia yg super majemuk harus ditangkap dan masuk penjara,….. terbayang, jutaan sejoli yg sedang kasmaran, harus dicerai-beraikan,…… Tanpa pelapor, tanpa saksi korban, tanpa tersangka, pasal ini akan berbuat semaunya ( Dzolim ) dengan isu “Zinah” yg nota bene sudah diatur dalam KUHP.

Inisiatif pasal ini sebenarnya mencerminkan betapa bodohnya bangsa ini, picik dan sepihak,….. menegak-kan kebaikan bukan dengan cara ancaman dan teror,…… Ingat ! Setiap individu dewasa ( > 20 th ) mempunyai hak asasi pribadi kedewasaan yang tidak boleh dibatasi oleh siapapun,…… kumpul kebo adalah prilaku dua sejoli yg sedang kasmaran atau suatu proses alami berpasangan dan itu sangat manusiawi,…… ketika dibatasi -diancam dan diteror, ini pelanggaran HAM serius.

Pasal karet ini akan memvonis semua pasangan kerbau dengan predikat zinah ( walau tidak ada bukti ) dan jelas sekali melecehkan pasal zinah yg sudah diatur dalam KUHP,……kita sepakat bahwa perbuatan kumpul kebo adalah prilaku negatif dalam tatanan masyarakat Timur, tetapi janganlah terlalu munafik melihat kondisi sosial budaya kita yg beragam, agama yg beragam, sosial ekonomi yg beragam ( banyak orang miskin dan atau masyarakat agama tertentu, tidak memiliki akta pernikahan )

Akhir kata,…. saran saya adalah, daripada membuang energi dan menghamburkan uang rakyat untuk hal-hal yg tidak jelas dan memalukan, lebih baik pembahasan RUU kumpul kebo dialihkan dengan kegiatan hukum yg lebih positif,  seperti : Bagaimana mengurangi laju “Prostitusi” yang menggurita ( Perzinahan yg terang-terangan ), Bagaimana kita menanamkan pengertian kepada putra putri kita, bahwa ber-zina itu bukan pilihan, dst,…..dst,…..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Indonesia 0 – 4 Filipina : #BekukanPSSI …

Angreni Efendi | | 26 November 2014 | 00:33

Berburu Oleh-oleh Khas Tanah Dayak di Pasar …

Detha Arya Tifada | | 26 November 2014 | 04:19

Menuju Jakarta, Merayakan Pestanya …

Hendra Wardhana | | 26 November 2014 | 07:59

Minum Air Lemon di Pagi Hari dan Manfaatnya …

Gitanyali Ratitia | | 26 November 2014 | 01:38

Ikuti Blog Competition ”Warna Warni Indah …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 10:50


TRENDING ARTICLES

Kisruh Golkar, Perjuangan KMP Menjaga …

Palti Hutabarat | 8 jam lalu

Golkar Lengserkan Aburizal Bakrie, Babak …

Imam Kodri | 8 jam lalu

5 Kenampakan Aneh Saat Jokowi Sudah …

Zai Lendra | 13 jam lalu

Timnas Indonesia Bahkan Tidak Lebih Baik …

Kevinalegion | 14 jam lalu

Suami Bergaji Besar, Masih Perlukah Istri …

Cucum Suminar | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Kepercayaan Penuh Berbuah Revolusi …

Nursalam Sabir | 8 jam lalu

Media Cetak (Belum) Akan Mati …

Irwan Rinaldi | 8 jam lalu

Ini Kata Menpora Terkait Gagalnya Timnas …

Djarwopapua | 8 jam lalu

Datang ke Papua, Al Jazeera Ingin “Tebus …

Hamid Ramli | 8 jam lalu

(Peserta) #KPKGerebek (7) Jakarta Street …

Kpk Kompasiana | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: