Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Walikota Bandung (Akan) Jadi Tersangka Kasus Suap Hakim Bansos

OPINI | 08 April 2013 | 18:56 Dibaca: 807   Komentar: 3   0

Tersangka suap hakim terkait kasus bansos Pemkot Bandung yang menjadi DPO KPK Toto Hutagalung, hari ini menyerahkan diri ke KPK. Penyidik KPK tak mensia-siakan hal tersebut. KPK langsung memeriksa Toto Hutagalung secara intensif, dan Toto Hutagalung pun sangat kooperatif dalam pemeriksaan tersebut, ia menceritakan peran masing-masing pihak secara detail, termasuk peran dari Walikota Bandung Dada Rosada dan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dalam menggangsir dana bansos pemkot Bandung melalui staf di pemkot Bandung, termasuk lewat ajudan Walikota dan Sekda yang sudah menjadi terdakwa dalam kasus korupsi Bansos dan sudah divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung yang ketua majelis hakimnya adalah Setyabudi Tedjocahyono.

Toto Hutagalung tak dapat mengelak atas pertanyaan penyidik karena KPK telah mengantongi bukti keterlibatan Dada Rosada, berdasarkan keterangan saksi-saksi, hasil sadapan, barang bukti hasil penggeledahan, keterangan para terdakwa, bahwa Dada Rosada lah yang memerintahkan Toto Hutagalung, lalu Toto Hutagalung memerintahkan anak buahnya Asep Triana untuk memberikan uang kepada hakim Setyabudi, yang dananya diambil dari Herry Nurhayat, pejabat eselon II Plt Kepala Dispenda Bandung.

Hebat sekali permainan korupsi di kota Bandung, untuk menyuap hakim supaya bebas dari tuduhan korupsi, hakim pun disuap, namun uang suapnya memakai dana dari APBD juga, ini namanya Korupsi lagi, KPK mesti perhatikan hal ini. Kepada para tersangka agar di kenakan 3 dakwaan korupsi, yaitu ;
1. Suap kepada hakim Setyabudi Tedjocahyono
2. Menghalang-halangi penyidikan dan penuntutan Korupsi dana Bansos kota Bandung
3. Korupsi dana APBD di Dispenda Bandung

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pecahnya “Kapal” PPP dan Upaya …

Irham Wp | | 20 April 2014 | 03:26

Bisakah Membangun Usaha Tanpa Uang? …

Maskal Novessro | | 20 April 2014 | 08:52

Ketika Rupiah Tidak Lagi Dianggap sebagai …

Dhita Arinanda | | 20 April 2014 | 05:10

Musafir; Aku Pasti Pulang …

Elkhudry | | 20 April 2014 | 06:29

[Puisi Kartini] Petunjuk Akhir Event Puisi …

Fiksiana Community | | 20 April 2014 | 09:25


TRENDING ARTICLES

Gara-gara Amien Rais Mental Prabowo dan …

Mas Wahyu | 7 jam lalu

PDI-P Sudah Aman, tapi Belum Tentu Menang …

El-shodiq Muhammad | 10 jam lalu

Rapor TimNas U-19 Usai Tur Timur Tengah dan …

Hery | 21 jam lalu

Nasib PDIP Diujung Tanduk …

Ferry Koto | 22 jam lalu

Alumni ITB Berkicau, Demo Mahasiswa ITB …

Hanny Setiawan | 23 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: