Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Pakde Kartono

Sayang istri, sayang anak, makanya disayang Allah

Walikota Bandung (Akan) Jadi Tersangka Kasus Suap Hakim Bansos

OPINI | 08 April 2013 | 18:56 Dibaca: 808   Komentar: 3   0

Tersangka suap hakim terkait kasus bansos Pemkot Bandung yang menjadi DPO KPK Toto Hutagalung, hari ini menyerahkan diri ke KPK. Penyidik KPK tak mensia-siakan hal tersebut. KPK langsung memeriksa Toto Hutagalung secara intensif, dan Toto Hutagalung pun sangat kooperatif dalam pemeriksaan tersebut, ia menceritakan peran masing-masing pihak secara detail, termasuk peran dari Walikota Bandung Dada Rosada dan Sekda Kota Bandung Edi Siswadi dalam menggangsir dana bansos pemkot Bandung melalui staf di pemkot Bandung, termasuk lewat ajudan Walikota dan Sekda yang sudah menjadi terdakwa dalam kasus korupsi Bansos dan sudah divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung yang ketua majelis hakimnya adalah Setyabudi Tedjocahyono.

Toto Hutagalung tak dapat mengelak atas pertanyaan penyidik karena KPK telah mengantongi bukti keterlibatan Dada Rosada, berdasarkan keterangan saksi-saksi, hasil sadapan, barang bukti hasil penggeledahan, keterangan para terdakwa, bahwa Dada Rosada lah yang memerintahkan Toto Hutagalung, lalu Toto Hutagalung memerintahkan anak buahnya Asep Triana untuk memberikan uang kepada hakim Setyabudi, yang dananya diambil dari Herry Nurhayat, pejabat eselon II Plt Kepala Dispenda Bandung.

Hebat sekali permainan korupsi di kota Bandung, untuk menyuap hakim supaya bebas dari tuduhan korupsi, hakim pun disuap, namun uang suapnya memakai dana dari APBD juga, ini namanya Korupsi lagi, KPK mesti perhatikan hal ini. Kepada para tersangka agar di kenakan 3 dakwaan korupsi, yaitu ;
1. Suap kepada hakim Setyabudi Tedjocahyono
2. Menghalang-halangi penyidikan dan penuntutan Korupsi dana Bansos kota Bandung
3. Korupsi dana APBD di Dispenda Bandung

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Masril Koto Bantah Pemberitaan di …

Muhammad Ridwan | | 23 September 2014 | 20:25

Tanggapan Rhenaldi Kasali lewat Twitter …

Febrialdi | | 23 September 2014 | 20:40

“Tom and Jerry” Memang Layak …

Irvan Sjafari | | 23 September 2014 | 21:26

Kota Istanbul Wajib Dikunjungi setelah Tanah …

Ita Dk | | 23 September 2014 | 15:34

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Habis Sudah, Sok Jagonya Udar Pristono …

Opa Jappy | 5 jam lalu

Jangan Sampai Ada Kesan Anis Matta (PKS) …

Daniel H.t. | 5 jam lalu

Mengapa Ahok Ditolak FPI? …

Heri Purnomo | 8 jam lalu

Apa Salahnya Ahok, Dimusuhi oleh Sekelompok? …

Kwee Minglie | 9 jam lalu

Join dengan Pacar, Siswi SMA Ini Tanpa Dosa …

Arief Firhanusa | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Modern atau Kampungan? …

Alfarizi | 9 jam lalu

Wayang Listrik dalam Panggung Teater …

Trie Yas | 9 jam lalu

Tolong, Jangan Rebutan Jersey Suarez! …

Rizal Marajo | 9 jam lalu

Kenapa Harus Wanita yang Jadi Objek Kalian?? …

Dilis Indah | 10 jam lalu

‘86’ Hati-hati Melanggar Hukum Anda …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: