Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Deni Suryana

Apa adanya, begini adanya. Tulisan lain ada di URL dibawah ini: http://www.denisuryana.wordpress.com http://www.denisuryana.tumblr.com selengkapnya

Penyerangan Cebongan, Pelampiasan Kopasus

OPINI | 05 April 2013 | 15:37 Dibaca: 712   Komentar: 2   0

Akhirnya terungkap siapa pelaku penyerangan di LP Cebongan, yaitu Anggota Kopasus. Seperti sudah banyak diduga sebelumnya pelaku penyerangan adalah orang atau kelompok terlatih dan memiliki ketangkasan dalam melakukan penyerangan dan penyergapan yang mumpuni.
Satu pertanyaan yang timbul, kenapa mereka melakukan hal tersebut. Konon katanya karena dilatarbelakangi sikap jiwa korsa dan bela kehormatan kesatuan. Hal ini mereka lakukan untuk membalas dendam atas terbunuhnya rekan mereka yang meninggal dalam perkelahian di Hugo’s Café Yogyakarta.
Mungkin benar motif tersebut bisa menjadi salah satu motif yang dominant dalam kasus penyerangan tersebut, namun saya melihat dari sisi lain. Bahwa penyeranga tersebut merupakan salah satu pelampiasan anggota Kopasus atas amarah dan kemarahan mereka. Simple nya begini, mereka setiap hari dilatih keterampilan, kemampuan dan ketangkasan mereka dalam berperang namun tidak pernah digunakan.

Hanya digunakan saat latihan, tentu saja mereka sepertinya “gatal” untuk menggunakan ilmu dan kemampuan serta keterampilan mereka. Salah satu ajang untuk menyalurkan ilmu mereka adalah dengan berperang, namun sayang perang itu tidak pernah ada.
Pun ketika Malaysia menginjak-nginjak martabat bangsa mereka tidak diijinkan untuk berperang, hanya berjaga saja. Di kawasan konflik pun mereka tidak diijinkan berperang hanya diijinkan membela diri saja. Nah, ibaratnya amarah mereka sudah diubun-ubun namun tidak ada sarana untuk menyalurkannya. Dan ketika ada celah sedikit saja untuk menyalurkannya mereka memanfaatkannya dengan sangat baik.

Ini hanya pandangan awam dari orang bodoh yang mencoba melihat dari sisi lain atas penyerangan LP Cebongan – Sleman. Semoga memberi warna lain dalam memandang kasus ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 4 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 4 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 5 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 10 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Tipe-tipe Tamu Undangan Pernikahan …

Hanindya Wardhani | 8 jam lalu

Maraknya Pelecahan Seksual Terhadap Anak di …

Widia Wati | 8 jam lalu

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | 8 jam lalu

So-SIAL Media: Interaksi tanpa Intonasi …

Zulkifli Taher | 8 jam lalu

Inovasi, Kunci Indonesia Jaya …

Anugrah Balwa | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: