Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Mengapa Elite PKS Selalu Berprasangka Buruk kepada KPK?

OPINI | 27 March 2013 | 04:25 Dibaca: 229   Komentar: 6   0

SEMARANG, E. SUDARYANTO | Para elite PKS seharusnya lebih berhati-hati dalam menanggapi kasus hukum yang menimpa mantan Presidennya, Luthfi Hasan Ishaaq.

Seperti yang diberitakan media, setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi, KPK menjerat Luthfi sebagai tersangka kasus pencucian uang / TPPU.

Menanggapi hal itu, Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq menuding KPK sedang “menggoreng-goreng” kasus Luthfi (detiknews 26/03/2013). Sementara dulu, Anis Matta (Presiden PKS yang baru), juga pernah berkomentar sinis, tentang adanya skenario tertentu dalam penetapan Luthfi sebagai tersangka kasus suap impor daging sapi.

Entah apa maksud dan tujuan pernyataan pak Mahfudz saat itu, yang pasti tudingan negatif elite PKS terhadap KPK seperti tersebut di atas, mungkin akan membuat publik bertanya-tanya: “ada apa dengan PKS? Mengapa para elitenya begitu gusar dan tak rela atas penetapan mantan Presidennya sebagai tersangka kasus suap dan pencucian uang?”

“Adakah kaitan eksklusif antara kasus yang menjerat pak Luthfi dengan PKS sebagai partai politik, sehingga partai merasa perlu mengusik KPK dengan pernyataan-pernyataan sinis seperti tersebut di atas?”

Karena, jika benar PKS telah menyerahkan sepenuhnya advokasi kasus yang menimpa Luthfi kepada tim pengacara yang sudah ditunjuk, bukankah sebaiknya PKS membiarkan mereka yang menanggapi apa saja yang dilakukan dan ditetapkam KPK atas kader elitenya itu? **ES-260313**

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membayar Zakat Fitrah di Masjid Turki, …

Gaganawati | | 27 July 2014 | 22:27

Kiat Menikmati Wisata dengan Kapal Sehari …

Tjiptadinata Effend... | | 27 July 2014 | 19:02

Indahnya Perbedaan :Keluarga Saya yang Dapat …

Thomson Cyrus | | 27 July 2014 | 19:45

Ini Rasanya Lima Jam di Bromo …

Tri Lokon | | 27 July 2014 | 21:50

Punya Gaya “Make Up” Menarik? …

Kompasiana | | 09 July 2014 | 00:21


TRENDING ARTICLES

Berlebaran Tetap Gaya dengan Kaos Kompasiana …

Topik Irawan | 4 jam lalu

Temuan KPK: Pemerasaan Pada TKI Capai Rp 325 …

Febrialdi | 26 July 2014 22:14

KPK Lebih Dibutuhkan TKI Ketimbang TNI, …

Fera Nuraini | 26 July 2014 19:21

Taruhan Kali Ini Untuk Jokowi dan Demokrasi …

Hosea Aryo Bimo Wid... | 26 July 2014 19:19

Surat Lebaran untuk Emak …

Akhmad Mukhlis | 26 July 2014 14:40

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: