Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Syaiful Amri

Sebaik baik manusia adalah orang banyak mamfaatnya bagi manusia lainnya, dan selalu mengamalkan ilmu yang selengkapnya

Wawancara Bukan Empat Mata Menyangkut Gagalnya Kasus Praperadilan Rafi Akhmad

REP | 07 March 2013 | 06:07 Dibaca: 2209   Komentar: 0   1

1362611112280392982

Pada malam kamis didalam acara bukan empat mata, diundanglah bintang tamu, yang diantaranya adalah, mbak Ami Qanita yang tidak lain adalah mamanya Raffi Ahmad beserta juasa hukumnya bang Hotma Sitompul juga diisi oleh artis yang lagi naik daun yaitu Jessika Iskandar dan seorang pakar ketergantungan obat yaitu Dr. Laurentius Panggabean, yang juga merupakan direktur utama di rumah sakit ketergantungan obat. Terjadilah Tanya jawab yang sengit yaitu:

Tukul :” Gimana bisa gagal sidang praperadilan Raffi kok tidak dapat dilaksanakan?”

Hotma :” Sebenarnya gak gagal yang jadi masalah BNN, tidak dapat menghadirkan Raffi dengan alasan yang gak masuk akal yaitu karena alasan keamanan dan kesehatan Raffi, sementara kondisi Raffi sehat-sehat aja kok, dan tidak perlu dikhawatirkan masalah keamanan Raffi kan dapat diserahkan kepada pihak berwajib hal itu!”

Tukul :” Buat mbak Ami apa benar sebelumnya Raffi mendapat SMS bahwa dia adalah target?”

Ami :” Ya memang benar tapi gak terlalu dianggap penting oleh Raffi karena bisa saja itu SMS orang yang iseng.”

Tukul :” Apa Raffi cerita tentang isi SMS itu?”

Hotma :” Raffi nyesal karena gak perhatian terhadap ancaman dlm SMS itu, seharusnya dia menanggapinya dan waspada.”

Tukul :” Buat bang Hotma katanya zat yang baru ditemukan itu bernama “metilon” darimana bisa diperoleh zat tersebut oleh Raffi?”

Hotma :” Seharusnya hal tersebut ditanyakan saja sama BNN, mereka yang lebih berwenang.”

Hotma :”Seharusnya yang perlu dipertanyakan kenapa kita keberatan Raffi direhab?

Kan seharusnya gak perlu direhab, masak orang sehat harus direhab.”

Tukul :” Kepada Jessica gimana kondisi Raffi disaat terakhir bertemu?”

Jessica :” Dia sehat, tampak kondisinya segar dan tak Nampak sebagai seorang yang memakai obat-obatan, gak sepantasnya dia direhab, aku sedih sekali melihat orang yang sebaik Raffi berada dalam panti rehabilitasi bersama para pecandu.”

Tukul :” Buat Dr. Lauren, apa criteria seseorang dianggap sebagai orang yang punya ketergantungan dok?”

Dr. Lauren :” Dilihat dari berat atau ringannya ketergantungannya, kalau ringan gak perlu direhab tapi kalau berat sebaiknya direhabilitasi agar gampang untuk mengontrol si pecandu tersebut.”

Hotma :” Gimana Dok, bila seseorang makan makanan yang mengandung metilon tetapi dia tidak sampai ketergantungn apa perlu direhab juga?”

Dr. Lauren :” Sepertinya tidak perlu karena gak sampai ketergantungan berarti dia sadar dan sehat, sebenarnya metilon itu berfungsi hanya untuk menstimulasi agar orang tersebut lebih bersemangat dan tidak capek dan tetap pres, dan tidak lebih berbahaya bila dibandingkan dengan zat sejenis sabu yang dapat membuat ketergantungan yang sangat tinggi terhadap si pemakai.”

Dalam wawancara exclusive tersebut Hotma selaku kuasa hokum yang ditunjuk oleh Raffi ahmad sangat penyayangkan sikap BNN, yang tidak menghadirkan Raffi Ahmad dalam persidangan pra peradilan kemarin, dengan alasan yang dibuat-buat dan gak dapat diterima oleh akal sehat, dengan alasan keamanan dan kesehatan Raffi padahal walaupun si korban sudah menunjuk kuasa hukum tapi, tapikan tidak ada salahnya Raffi juga dapat dihadirkan di persidangan tersebut.

Wawancara Exclusive bukan empat mata 6 Maret 2013

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bergembira Bersama Anak-anak Suku Bajo …

Akhmad Sujadi | | 17 September 2014 | 05:23

Nangkring dan Test Ride Bareng Yamaha R25, …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 06:48

Jokowi Menghapus Kemenag atau Mengubah …

Ilyani Sudardjat | | 17 September 2014 | 13:53

Menempatkan Sagu Tidak Hanya sebagai Makanan …

Evha Uaga | | 16 September 2014 | 19:53

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan dalam …

Hendra Makgawinata | | 17 September 2014 | 19:50


TRENDING ARTICLES

Bangganya Pakai Sandal Jepit Seharga 239 …

Jonatan Sara | 8 jam lalu

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 11 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 11 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 13 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Pijat Refleksi Hilangkan Keluhan Lambungku …

Isti | 7 jam lalu

(Lumen Histoire) Sejarah dan Seputar …

Razaf Pari | 8 jam lalu

Kisah Pilu “Gerbong Maut” di …

Mawan Sidarta | 8 jam lalu

Batik Tulis Ekspresif yang Eksklusif …

Anindita Adhiwijaya... | 8 jam lalu

Akherat, Maya Atau Nyata? …

Akhmad Fauzi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: