Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Rolas Jakson

Advokat dan pemerhati politik. Untuk konsultasi hukum gratis dapat menanyakan langsung melalui messages saya.

Kontroversi Mundurnya Hakim Agung

OPINI | 16 November 2012 | 17:50 Dibaca: 412   Komentar: 0   0

Cobaan sepertinya tidak berhenti menerpa MA (Mahkamah Agung). Setelah dirudung oleh masalah putusan kontroversial soal putusan Narkoba, kemudian “nyanyian” Hakim Agung Gayus Lumbuun soal Nurhadi yang sempat menghebohkan publik, sekarang masalah mundurnya Hakim Agung Ahmad Yamani pun menjadi bahan perbincangan ditengah-tengah masyarakat.

Hingga saat ini apa yang menyebabkan mundurnya Hakim Agung Ahmad Yamani masih belum jelas,meskipun luas terdengar bahwa Hakim Agung Ahmad Yamani mundur karena alasan sakit maag, vertigo dan sinusitis.

Secara logika, mundurnya Hakim Agung tersebut karena alasan sakit dapat diterima. Namun sepertinya media mencoba untuk mencari informasi yang lebih, seolah-olah mundurnya Hakim Agung tersebut masih diselimuti misteri. Bahkan berbagai sumber kuat dan terpercaya menyebutkan Yamani mengundurkan diri terkait vonis narkoba. (detik, 16/11/2012).

Benar atau tidaknya informasi tersebut diatas, mungkin hanya bisa dijawab melalui lembaga dimana Hakim Agung Ahmad Yamani bernaung, yaitu MA disamping pengakuan langsung yang bersangkutan dihadapan publik. Namun demikian ada sesuatu yang menarik, yaitu publik yang selama ini tidak mengetahui siapakah sosok Hakim Agung Ahmad Yamani, menjadi tahu atau kenal terhadap yang bersangkutan karena pemberitaan tersebut.

Oleh karena itu, kontroversial mundurnya Hakim Agung ini kiranya cepat diungkap, karena bilamana hal-hal ini masih menjadi simpang siur, maka akan menimbulkan salah persepsi ditengah masyarakat sehingga akan menganggu Hakim Agung tersebut secara pribadi, maupun MA secara kelembagaan.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Keluarga Pejabat dan Visa Haji Non Kuota …

Rumahkayu | | 30 September 2014 | 19:11

Me-“Judicial Review” Buku Kurikulum …

Khoeri Abdul Muid | | 29 September 2014 | 22:27

Spongebob dalam Benak Saya …

Ire Rosana Ullail | | 30 September 2014 | 16:48

Sepak Bola Indonesia Kini Jadi Lumbung Gol …

Arief Firhanusa | | 30 September 2014 | 15:58

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Indahnya Teguran Allah …

Nduk_kenuk | 9 jam lalu

Kumpulan Berbagai Reaksi Masyarakat …

Elvis Presley | 11 jam lalu

Asian Games Incheon: Kagum atas Pelompat …

Hendi Setiawan | 13 jam lalu

UU Pilkada, Ahok dan Paham Minoritas …

Edi Tempos | 14 jam lalu

People Power Menolak Penghapusan Pilihan …

Daniel Setiawan | 14 jam lalu


HIGHLIGHT

Smartphone dan Pribadi Boros Energi …

Dian Savitri | 8 jam lalu

Gerakan Indonesia Menulis; Mencari Nilai …

Rendra Manaba | 8 jam lalu

Pegawai BRI Beraksi Bak Debt Collector …

Rusmin Sopian | 8 jam lalu

Tradisi dan Teknologi …

Susy Haryawan | 8 jam lalu

Pisah Sambut Kejari Singaparna …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: