Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Ghufron Indradewa

Kalau dipikir-pikir hidup ini sebenarnya simple, yang membuat rumit sebenarnya adalah diri kita sendiri karena selengkapnya

Keputusan MA Mewajibkan Pengelola Parkir Ganti Rugi Kehilangan Kendaraan di Parkiran

HL | 03 August 2012 | 03:03 Dibaca: 2023   Komentar: 14   6

13439717571510849487

Ilustrasi/Admin (Shutterstock)

Bagi Anda yang pernah kehilangan kendaraan di parkiran, baik sepeda motor atau mobil, bisa menggunakan dasar putusan Mahkamah Agung (MA) untuk minta ganti rugi ke pengelola parkir.

Hal ini tertuang dalam putusan Peninjauan Kembali (PK) tertanggal 21 April 2010 bahwa setiap penyedia layanan parkir wajib mengganti kendaraan yang hilang dengan sejumlah uang senilai kendaraan yang hilang.

Putusan ini berdasarkan permohonan Peninjauan Kembali (PK) perkara 124 PK/PDT/2007 yang diajukan oleh Secure Parking. Secure Parking mengajukan PK atas putusan Kasasi yang memenangkan gugatan konsumennya, Anny R. Gultom, untuk dibebaskan dari kewajiban membayar ganti rugi.

Namun putusan PK yang dinakhodai oleh tiga orang Hakim Agung, M Imron Anwari (ketua majelis hakim), Timur Manurung, dan Hakim Nyakpha, menguatkan putusan Kasasi yaitu Secure Parking harus mengganti kendaraan yang hilang. Artinya Secure Parking harus membayar mobil hilang senilai Rp 60 juta.

Keputusan yang bersifat mengikat ini mewajibkan pengelola parkir untuk mengganti semua bentuk kehilangan di lahan parkir, termasuk di dalamnya kendaraan, Helm, isi dalam mobil, dan segala sesuatu yang hilang. Penggantian kerugian harus sesuai dengan nilai barang yang hilang atau rusak.

Dengan putusan tersebut maka pengelola parkir sekarang tidak dapat lagi berlindung dengan klausul baku yang sepihak terkait pengalihan tanggung jawab. Contoh yang paling sering kita temukan yaitu pada karcis parkir yang mengklaim bahwa “Segala kehilangan dan kerugian menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan”.

PK ini otomatis menguatkan tiga putusan di bawahnya yaitu putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, putusan Pengadilan Tinggi Jakarta, dan Putusan Mahkamah Agung. Dengan putusan ini maka telah menjadi Yurisprudensi dan wajib ditaati oleh pengelola parkir di wilayah hukum Republik Indonesia.

Jika Anda kehilangan kendaraan di parkiran, Anda bisa minta ganti rugi. Apabila pengelola parkir mengelak dan berdalih tidak mau bertanggungjawab, maka putusan MA diatas bisa menjadi acuan bagi Anda sebagai landasan hukum untuk menggugat.

Namun bukan berarti Anda boleh tidak hati-hati untuk pengamanan ganda kendaraan Anda di parkiran. Kewaspadaan itu mutlak, karena penggantian kerugian hanya akan diberikan bila terbukti kesalahan ada pada pihak pengelola parkir.

Semoga bermanfaat.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Food Truck - Konsep Warung Berjalan yang Tak …

Casmogo | | 23 April 2014 | 01:00

Benarkah Anak Kecil Itu Jujur? …

Majawati Oen | | 23 April 2014 | 11:10

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 4 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 6 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 7 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 7 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 9 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: