Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Apa Syarat Utama Menjadi Pengacara Seorang Koruptor?

OPINI | 20 August 2011 | 00:24 Dibaca: 650   Komentar: 4   1

“Apa syarat utama untuk menjadi pengacara seorang koruptor kakap?”

Pertanyaan tersebut di atas menjadi perbincangan hangat dalam “debat kucing” yang kami lakukan sambil lesehan di teras pos kamling tadi malam. Disebut “debat kucing” karena kami hanya asal bicara tanpa didukung pemahaman yang memadai tentang topik yang sedang didiskusikan.

Satu persatu jawaban mulai muncul. Dari jawaban yang bernalar sampai yang paling konyol. Bahwa pengacara seorang koruptor harus punya mulut dan bisa untuk berbicara, pandai mengutak-atik aturan hukum, dan harus peka melihat celah atau kelemahan hukum serta mampu memanfaatkannya untuk kepentingan sang klien.

Bahwa pengacara seorang koruptor haruslah orang yang banyak dan mudah bergaul dengan aparat hukum yang menjadi kontra-partner di pengadilan, dan cakap mengendus mereka yang dapat diajak kasak-kusuk, dan lain-lain.

Namun ada satu jawaban yang paling ngawur namun masuk akal. Pengacara seorang koruptor, haruslah mereka yang tidak keberatan dibayar dengan “uang haram” atau setidak-tidaknya uang yang layak diragukan asal-usulnya! Benarkah? Tanyakan saja pada mereka! @E.Sudaryanto 190811

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Santri dan Pemuda Gereja Produksi Film …

Purnawan Kristanto | | 22 October 2014 | 23:35

Kontroversi Pertama Presiden Jokowi dan …

Zulfikar Akbar | | 23 October 2014 | 02:00

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Lilin Kompasiana …

Rahab Ganendra | | 22 October 2014 | 20:31

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 3 jam lalu

Jokowi, Dengarkan Nasehat Fahri Hamzah! …

Adi Supriadi | 8 jam lalu

Ketika Ruhut Meng-Kick Kwik …

Ali Mustahib Elyas | 13 jam lalu

Antrian di Serobot, Piye Perasaanmu Jal? …

Goezfadli | 13 jam lalu

Mengapa Saya Berkolaborasi Puisi …

Dinda Pertiwi | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Mati Karena Oplosan dan Bola …

Didi Eko Ristanto | 7 jam lalu

Ketika Lonceng Kematian Ponsel Nokia …

Irawan | 7 jam lalu

Catatan Terbuka Buat Mendiknas Baru …

Irwan Thahir Mangga... | 7 jam lalu

Diary vs Dinding Maya - Serupa tapi Tak Sama …

Dita Widodo | 7 jam lalu

Nama Kementerian Kabinet Jokowi yang Rancu …

Francius Matu | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: