Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Kornelius Ginting

yang tertulis akan abadi dan yang terucap akan berlalu bersama angin -”Scripta manet verba volant”. http://gintingkornelius.blogspot.com/ selengkapnya

Diklat Prajabatan Mahkamah Agung RI (Gelombang II)

REP | 15 February 2011 | 04:01 Dibaca: 321   Komentar: 6   1

Seminggu sudah tepatnya dari tanggal 6 Februari 2011, diklat prajabatan gelombang ke II ini dilaksanakan.  Masih teringat pesan dan tujuan yang di berikan di awal sebelum mengikuti diklat ini. Diklat yang merupakan salah satu prasyarat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil ini di hadiri dan di ikuti secara antusias oleh peserta yang berasal dari jajaran Satker Mahkamah Agung yang berasal dari belahan barat (sumatera hingga jawa dan sekitarnya) untuk wilayah timur dilakukan di Surabaya. Lokasi diklat wilayah Barat di adakan di Badan Litbang Diklat Kumdil yang bertempat di Jl. Cikopo Selatan desa Sukamaju Kp. Pasir Mega Mendung Bogor - Jawa Barat. Pertama kali tiba dilokasi (wah tempatnya sangat representatif sekali, seperti kampus) saya pun takjub dan terkesima.

Dinamika Kelompok

Untuk minggu pertama ini, banyak dilakukan aktivitas fisik yang memang melelahkan tetapi menyenangkan.  Dua Hari di awal (Senin dan selasa) ada mata kuliah Dinamika Kelompok. Disini kami dibagi menjadi beberapa kelompok, dimana satu kelompok terdiri dari 35 - 38 orang. kami melakukan banyak games - games yang menarik untuk dapat saling mengenal satu dengan yang lainnya. Ditambah, widiaisywara (sebutan untuk pengajar) sangat apik mengemas acaranya sehingga berlasung aktif dan dinamis.

Baris - Berbaris

Lalu hari rabu diisi dengan kegiatan baris - berbaris yang langsung dilatih oleh marinir. Ini yang sedikit berat, tetapi untuk yang bermasalah dengan kesehatan tidak dipaksakan untuk mengikuti kegiatan PBB.  Hampir satu harian kami berlatih dibawah terik matahari, alhasil gosonglah kulit sekitaran muka dan kulit kepala kami. Tetapi jujur meskipun gosong dan kepanasan, kami tetap menikmatinya. Karena Marinir-nya juga mengemas  pelajaran PBB ini dengan pembawaan yang tenang tetapi tetap serius.

Team Building

Hari Kamis dan jumatnya disambung dengan mata kuliah Team Building dimana, kelompok yang sudah dibagi dalam dinamika kelompok dibagi lagi menjadi sebuah tim yang baru. Disini yang dilatih adalah kebersamaan dalam sebuah tim untuk dapat terus kompak dalam mencapai sebuah tujuan itu. Sedikit sulit, disaat sebuah kelompok  yang sudah mulai solid, dipaksa untuk dipecah menjadi sebuah team baru dengan teman yang baru juga. Tetapi kami semua mampu melewati tahapan itu semua. Sebab di hari jumat sore, sesi terakhir  keakraban yang sudah terjalin di dalam Team sudah terlihat menyatu dan solid seperti sebuah kelompok diawal.

Tata Upacara Sipil

Tata upacara sipil yang diadakan hari sabtu, tetap di latih oleh Marinir dengan dasar - dasar baris - berbaris yang sudah diberikan pada hari rabu. Dan dipilih lah beberapa orang untuk menjadi pasukan pengibar bendera, pembaca Pancasila dan beberapa orang lainnya untuk menjadi petugas pada Apel senin pagi tadi. Adapun garis besar dalam tata upacara bendera sipil ini, yang dituntut bagaimana setiap kita untuk disiplin pada posisis sempurna ataupun sikap lainnya ketika Upacara bendera. Nach, selesai latihan Tata Upacara Sipil ini, teman - teman yang hendak pulang (untuk yang tidak berasal dari daerah) di berikan ijin dengan catatan harus kembali lagi ke tempat diklat ini pada minggu sore (paling Lambat pukul 19.00 WIB). Sejatinya diklat prajabatan  ini akan berakhir hingga 1 maret 2011 nanti. Semoga acara diklat ini dapat berjalan dengan baik dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas . AMIEN.

Sebenarnya, ada beberapa foto yang ingin saya tampilkan tetapi kok tidak bisa di up load ya..

mungkin karena didaerah mega mendung sinyalnya tidak jelas , alhasil foto - fotonya menyusul ya…

Oh iya, satu hal lagi kelompok kami juga memiliki slogan…

“Displin adalah Nafasku, Kesetiaan adalah kebanggaanku, Kehormatan akan kujunjung selalu”

Salam Prajab…..

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Ozi Destayuza, Lahirkan Atlit Taekwondo Bawa …

Muhammad Samin | | 30 September 2014 | 21:47

Bercengkrama Bersama Museum NTB …

Ahyar Rosyidi Ros | | 30 September 2014 | 21:35

Berani Klaim Gadjah Mada, Harus Hargai Kali …

Viddy Daery | | 30 September 2014 | 20:57

(Macau) Mengapa Anda Harus Berlibur ke …

Tria Cahya Puspita | | 30 September 2014 | 20:06

Ayo, Tunjukan Aksimu untuk Indonesia! …

Kompasiana | | 09 September 2014 | 16:24


TRENDING ARTICLES

Tifatul Sembiring di Balik Hilangnya …

Daniel H.t. | 6 jam lalu

Skenario Menjatuhkan Jokowi, Rekayasa Merah …

Imam Kodri | 8 jam lalu

SBY Hentikan Koalisi Merah Putih …

Zen Muttaqin | 8 jam lalu

Dari Semua Calon Menteri, Cuma Rizal Ramli …

Abdul Muis Syam | 8 jam lalu

Layakkah Menteri Agama RI Menetapkan Iedul …

Ibnu Dawam Aziz | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

Rayhaneh Jabbari Membunuh Intelejen Coba …

Febrialdi | 7 jam lalu

Penumpang KA Minim Empati …

Agung Han | 7 jam lalu

Enam Belas Tahun yang Lalu …

Muhakam -laugi | 8 jam lalu

Ada Cinta di Minggu Ke-13 …

Rian Johanes | 8 jam lalu

Ayo Muliakan Petani Indonesia …

Robert Parlaungan S... | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: