Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Abdul Rojak

ABDUL ROJAK, tinggal di Depok, Jawa Barat, Indonesia. Guru Sejarah, Alumni UNJ, Jurusan Pendidikan Sejarah selengkapnya

Kewajiban Presiden

OPINI | 31 January 2011 | 22:06 Dibaca: 1570   Komentar: 6   2

13055191741877912161

Kewajiban adalah suatu beban atau tanggungan, sesuatu yang sepatutnya diberikan karena kemampuan yang dimilikinya.

Dokter menyembuhkan sakit seseorang. si pasien bilang, “terima kasih dok, saya sudah lebih baik”. sang dokterpun menjawab, “ah tidak, ini sudah menjadi kewajiban saya kok”. Sebuah fragmen dialog hidup sehari-sehari yang biasa kita lakukan juga, terucap tau tidak terucap.

Kewajiban ini pun sadar atau tidak sadar telah kita lakukan, seorang bapak mencari nafkah untuk keluarganya, seorang ibu melahirkan dan menyusui bayinya, seorang anak pergi sekolah menuntut ilmu, seorang guru mengajar dan mendidik murid-muridnya. Kewajiban  ini pun bisa kita tuntut dari pejabat pemerintah, baik pejabat daerah atau pejabat pemerintah, bahkan kewajiban ini pun melekat pada presiden sekalipun.

Akan terasa timpang bila kewajiban ini tidak kita laksanakan dengan baik, seperti misalnya seorang bapak menganggur, si anak mencari nafkah dipinggir jalan, seorang ibu menjadi wanita karier lalai mengurusi anaknya, seorang guru tidak mengajar sibuk dengan obyekannya, para pejabat lebih sibuk mempertahankan jabatannya daripada melayani rakyatnya, atau seorang presiden yang mengurusi gajinya sendiri daripada mengurus negaranya.

Kewajiban sering kali terabaikan dengan tuntutan haknya. Walau keduanya selalu jalan beriiringan, Hak dan Kewajiban, atau Kewajiban dan Hak, namun hak kadang bersuara lebih lantang daripada kewajibannya. Hingga pada suatu titik, hak lebih diutamakan walaupun kewajibannya belum digugurkan.

Mudah-mudah kita selalu menjadi orang yang seimbang, seimbang dalam kewajiban, seimbang dalam haknya. Amin

* Penulis adalah Guru Sejarah SMA Avicenna Cinere

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kisah Haji Warto tentang Lumpur Lapindo …

Windu Andhika | | 17 April 2014 | 14:58

Introspeksi Pascapemilu (Kado buat Caleg …

Nurjanah Nitura | | 17 April 2014 | 11:14

Tahan Nafas di Kereta Gantung Ngong Ping …

Eddy Roesdiono | | 17 April 2014 | 15:42

Parkir Sebabkan PAD Bocor …

Eta Rahayu | | 17 April 2014 | 14:54

Inilah Pemenang Kompasiana - ISIC 2014 Blog …

Kompasiana | | 17 April 2014 | 15:52


TRENDING ARTICLES

Meski Tak Punya Ijin, JIS Berani Menolak …

Ira Oemar | 12 jam lalu

Agar Tidak Menyusahkan di Masa Tua …

Ifani | 19 jam lalu

Menguji Nyali Jokowi; “Say No to …

Ellen Maringka | 19 jam lalu

Dinda, Are You Okay? …

Dewi Nurbaiti | 20 jam lalu

Pelajaran Mengenai Komentar Pedas Dinda …

Meyliska Padondan | 20 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: