Artikel

Hukum

Bedjo

TERVERIFIKASI

Jadikan Teman | Kirim Pesan

Lahir dan dibesarkan PALEMBANG, melarat di tanah jawa

(Ini Kata Presiden Lho…??) Penegak Hukum Kotor, Berantas Korupsi Sia-sia


OPINI | 01 December 2010 | 11:33 Dibaca: 194   Komentar: 16   1 dari 1 Kompasianer menilai Menarik

Nasional

Presiden SBY
Penegak Hukum Kotor, Berantas Korupsi Sia-sia
SBY juga memberi penekanan pada korupsi di tubuh penegak hukum.
Rabu, 1 Desember 2010, 11:19 WIB

Ita Lismawati F. Malau, Aries Setiawan

Presiden SBY (Biro Pers Istana Presiden/Abror Rizki)
BERITA TERKAIT

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa korupsi berupa penggelembungan harga atau mark up masih membudaya di Indonesia. Kejahatan ini, kata SBY, jelas sangat merugikan keuangan negara.

“Kita bisa beli 10 kendaraan tapi karena harganya di mark up cuma dapat tujuh mobil. Begitu juga bangunan harusnya bisa beli enam, misalnya, jadi hanya tiga. Apalagi jika jumlahnya ratusan,” kata SBY dalam Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK) yang diadakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 1 Desember 2010.

Selain itu, SBY juga menekankan korupsi di tubuh penegak hukum. Upaya pemberantasan korupsi akan sia-sia jika penegak hukum tidak bersih.

“Kalau mau menyapu lantai yang kotor harus dengan dengan sapu bersih,” kata dia. “Bisa dibayangkan jika kita angkat pedang untuk korupsi tapi penegak hukum terlibat korupsi.”

Satu hal lagi yang menjadi penekanan SBY adalah penghapusan perilaku koruptif saat memberikan pelayanan publik.

Banyak hal juga Pak Presiden…..

Ternyata saya punya Presiden yang punya komitmen kuat untuk memberantas korupsi.

Ternyata pula saya punya Presiden yang tahu cara-cara memberantas korupsi.

Juga Ternyata saya punya Presiden yang tau tata cara orang-orang pemerintahan berkorupsi ria.

Dan ternyata lagi saya punya Presiden yang mengetahui bahwa praktik Korupsi itu merugikan rakyat banyak.

Tapi sayang pak Presiden…….., yang kami inginkan bukan retorika pemberantasan korupsi belaka,  yang kami inginkan bukan paparan kuliah dari bapak dampak dari perilaku korupsi, kami tidak butuh kata-kata dari Bapak Presiden tentang pemberantasan korupsi TAPI KAMI BUTUH TINDAKAN NYATA dari Presiden yang katanya dalam kampanye akan memimpin LANGSUNG, berada di garda terdepan untuk memberantas korupsi.

Monggo pak silahkan………………………

 
Tulis Tanggapan Anda
Guest User

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: