Back to Kompasiana
Artikel

Hukum

Bima Arioseno

lahir 24 oktober 1988, di kota Bogor, Memberikan hawa Surga bagi seluruh makhluk di alam selengkapnya

Pancasila Sumber dari Segala Sumber Hukum Indonesia

OPINI | 01 June 2010 | 08:26 Dibaca: 18228   Komentar: 0   0

Undang-Undang No 10 Tahun 2004 pasal 2 menegaskan ” Pancasila merupakan Sumber dari segala Sumber Hukum Indonesia”

mungkin Ada yang sudah mengetahui, dan juga belum mengetahui..

HUKUM PIDANA Dan HUKUM PERDATA yang di miliki Indonesia bersumber dari RBG (Reglement Buitengewestendan) HIR (Herziene Indonesische Reglement) yang asalnya dari BELANDA, bekas negara yang menjajah Bangsa Indonesia yang sampai sekarang masih dipakai…

yang membuat Hukum (Undang-Undang) adalah DPR, anda pasti tahu latar belakang Anggota DPR yang sebagian tidak mengerti hukum, dan bukan sarjana Hukum…

lalu Orang-orang sarjana Hukum yang punya kualitas dan profesional dalam masalah hukum, hanya menjalankan Aturan/undang-undang yang di buat oleh DPR.

Ironi memang.., tapi Itulah fakta kesalahan yang membuat hukum Di Indonesia Bobrok..

maka wajar jika sampai saat ini hukum masih ada pro dan kontra…

Suekarno Membuat Pancasila yang hanya berisi 5 Butir Pancasila tidak dibuat asal-asalan, ada Nilai-nilai Norma yang terkandung di dalamnya…

Pancasila Merupakan Ideologi Bangsa Indonesia dan salah satu syarat Adanya sebuah negara, jadi jika ada orang berfikir untuk merubah Pancasila, dan Pancasila di rubah maka sudah bukan lagi Indonesia, yang harus di Rubah bukanlah Pancasilanya, tapi pola berfikir masyarakat Indonesia yang sudah terbawa Pola Berfikir Eropa, Sifat dasar Yang di Miliki Indonesia sebagai Harta karun yang Paling berharga adalah Sifat Gotong Royong dan Musyawarah mufakat telah hilang menjadi Voting, Musyawarah mufakat adalah SUARA BULAT tidak ada Pro dan kontra, semuanya menerima hasil.., sedangkan voting yang otomatis melahirkan pilihan dan menghasilkan Pro dan kontra…,

dengan ini, kita bisa belajar dan semoga Menjadi referensi Untuk Perubahan Indonesia JAYA…

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

2. Kemanusiaan yang adil dan Beradab

3. Persatuan Indonesia

4. Kerakyatan yang di pimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarahan perwakilan

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Saya Bima Arioseno, Mahasiswa HUKUM UDAYANA BALI, Menulis Untuk PERUBAHAN yang BAIK :-)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Buron FBI Predator Seks Pedofilia Ada di JIS …

Abah Pitung | | 23 April 2014 | 12:51

Ahok “Bumper” Kota Jakarta …

Anita Godjali | | 23 April 2014 | 11:51

Ini yang Penting Diperjelas sebelum Menikah …

Ellen Maringka | | 23 April 2014 | 13:06

Bumiku Sayang, Bumiku Malang …

Puri Areta | | 23 April 2014 | 16:46

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 7 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 9 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 10 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 11 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 12 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: